Beberapa Teknologi Energi Terbarukan Yang Akan Naik Daun

0 Comments



Ramvesttheartyou.com - Kebutuhan untuk menggantikan energi fosil dengan energi terbarukan menjadi lebih kuat untuk diekspresikan. Dunia semakin sadar bahwa untuk menghindari perubahan iklim, energi fosil harus dikurangi atau bahkan dihentikan.

Di berbagai belahan dunia, sejumlah negara secara proaktif mendorong pengembangan energi terbarukan. Misalnya, di Amerika Serikat (Amerika Serikat), administrasi Presiden Joe Biden adalah karena voic perubahan iklim.

Kelompok negara kaya G7 juga memberikan tekanan untuk pembangunan pembangkit listrik dengan batubara dihentikan. Di sisi lain, sejumlah energi terbarukan semakin banyak yang dilihat. Luncurkan Al Arabiya, berikut adalah lima teknologi energi terbarukan yang meningkat.

1. Sistem Penyimpanan Energi Baterai

Baterai memainkan peran penting dalam kehidupan sehari -hari, baik untuk menyediakan energi untuk ponsel atau kendaraan listrik bagi mereka yang memilikinya.

Selain itu, baterai juga merupakan salah satu komponen saku dari kunci untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh pembangkit listrik yang menghormati lingkungan seperti energi angin dan energi matahari.

Sifat intermiten dari energi angin dan matahari berarti bahwa kedua pembangkit listrik ini membutuhkan baterai untuk menyimpan catu daya yang diproduksi.

Badan Internasional untuk Energi Terbarukan (IRENA) melaporkan bahwa teknologi penyimpanan energi seperti baterai dapat digunakan untuk berbagai aplikasi di sektor listrik.

Namun demikian, investasi untuk teknologi ini sangat penting dengan menekankan peningkatan kapasitas baterai tetapi dengan ukuran yang lebih kecil.

2. Hidrogen

Sumber daya energi ini adalah salah satu yang terakhir di sektor energi terbarukan dan semakin meningkat. Hidrogen di masa depan dapat menjadi bahan bakar untuk kereta api, pesawat, mobil, truk atau bahkan untuk pabrik.

Penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar dengan teknologi sel bahan bakar dianggap ramah lingkungan karena mereka adalah emisi yang sangat rendah. Kendaraan sel bahan bakar hampir mirip dengan kendaraan listrik karena keduanya menggunakan catu daya yang disimpan dalam baterai untuk mengendarai mobil.

Perbedaannya adalah bahwa kendaraan ini menghasilkan listrik sendiri dari pasokan bahan bakar hidrogen dan oksigen.

3. Konsentrator Surya

Pembangkit listrik tenaga surya (PLT) dan panel surya bukanlah teknologi asing untuk saat ini. Selain itu, dalam beberapa waktu terakhir, banyak orang sudah mulai memasang panel surya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik mereka.

Sejumlah negara dan bahkan perusahaan energi juga berfokus pada pengembangan kapasitas PLT di tahun -tahun mendatang. Sekarang, teknologi Rise Panel Surya adalah konsentrator surya.

Menggunakan cermin untuk fokus pada sinar matahari pada area yang lebih kecil, cahaya terkonsentrasi. Ini menciptakan lebih banyak energi yang kemudian dapat menghasilkan listrik. Teknologi ini adalah salah satu metode yang disukai untuk proyek skala besar.

4. Energi Angin

Seperti energi matahari, energi angin bukanlah teknologi terbaru. Teknologi ini bahkan digunakan oleh orang -orang yang ratusan tahun yang lalu. Energi terbarukan ini menggunakan energi angin yang dikonversi menjadi energi kinetik oleh turbin angin.

Pisau ini kemudian memainkan generator untuk menghasilkan listrik. Banyak negara ingin berinvestasi dalam teknologi ini. Terutama di daerah dengan angin kencang, pengembangan energi angin sangat baik.

5. Limbah Energi

Limbah energi adalah sistem yang mengubah limbah atau artikel yang memiliki nilai ekonomi rendah dalam energi. Sistem ini adalah proses produksi energi dalam bentuk panas atau listrik dari limbah.

Menggunakan berbagai teknologi yang terus berkembang, metode ini menarik banyak perhatian karena ia mengatasi dua masalah sekaligus, yaitu pengolahan limbah dan produksi energi. Ada beberapa teknologi dalam sistem ini, tergantung pada jenis limbah dan energi yang akan diproduksi.

Generate

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.